Surabaya. Cakrawalanews.co – Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai merancang sistem yang menghubungkan rute, terminal, halte, stasiun hingga tiket dan tarif dalam Raperda Penyelenggaraan Transportasi Publik Terintegrasi.
Juru Bicara Komisi D DPRD Jawa Timur Martin Hamonangan, S.H., M.H. mengatakan konsep integrasi tersebut dirancang melalui tiga jaringan pelayanan, yakni Layanan Utama, Layanan Pengumpan dan Layanan Penghubung.
Layanan Utama akan menjadi tulang punggung transportasi. Layanan Pengumpan menghubungkan kawasan permukiman dan pusat kegiatan menuju layanan utama atau simpul transportasi, sedangkan Layanan Penghubung menjaga kesinambungan perjalanan antarkoridor maupun antarsimpul. “Integrasi tidak berhenti pada kendaraan. Terminal, stasiun, pelabuhan, bandar udara, halte, jalur pejalan kaki, ruang sepeda hingga fasilitas perpindahan penumpang dirancang menjadi bagian dari satu perjalanan yang aman dan mudah,” jelas Martin di Gedung DPRD Jatim, Rabu (7/10/2026).



