Berita UtamaCakrawala SurabayaIndeks

Program Padat Karya “Dandan Omah” Capai Rp. 28 M. Walkot Eri : APBD Rp 10,3 T Tidak Akan Ada Artinya Jika Tak Bermanfaat untuk Kesejahteraan Warga

×

Program Padat Karya “Dandan Omah” Capai Rp. 28 M. Walkot Eri : APBD Rp 10,3 T Tidak Akan Ada Artinya Jika Tak Bermanfaat untuk Kesejahteraan Warga

Sebarkan artikel ini
Anah Janah salah satu warga penerima program padat karya dandan omah saat bersama wali kota Surabaya Eri Cahyadi
Anah Janah salah satu warga penerima program padat karya dandan omah saat bersama wali kota Surabaya Eri Cahyadi

Oleh sebab itu, Wali Kota Eri Cahyadi memastikan, pada tahun 2022, ia lebih memprioritaskan kebijakan-kebijakan untuk perbaikan pembangunan sumber daya manusia dan kepentingan masyarakat. Menurutnya, Surabaya akan menjadi kota hebat, jika masyarakatnya sudah sejahtera.

“Percuma Surabaya ini menjadi Kota Metropolitan kalau masih ada rumah (tidak layak) yang belum tersentuh. Makanya kita dandani (perbaiki) bareng-bareng (bersama),” ujar dia.

Tak lupa, Wali Kota Eri Cahyadi juga mengingatkan kepada camat dan lurah agar ke depan jangan sampai ada warga yang rumahnya tidak layak namun belum dilaporkan. Di sisi lain, dia juga meminta kepada PD terkait di lingkup pemkot agar menyelesaikan sisa 2.600 dari total 3.400 usulan Rutilahu pada tahun mendatang.

“Karena buat saya itu jauh lebih penting dan jauh lebih berharga, dari pada saya membangun sesuatu yang tidak ada manfaatnya buat umat warga Surabaya,” jelas dia.

Program Rutilahu di Kota Surabaya ini bisa dibilang berbeda dengan daerah lain di Indonesia. Sebab, program padat karya ini melibatkan Kelompok Teknis Perbaikan Rumah (KTPR) atau pekerja yang berasal dari warga sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *