Kepala Puskesmas Kecamatan Bener ini mengakui, warga Wadas dan sejumlah daerah di sekitarnya masih banyak yang belum memiliki sarana sanitasi keluarga yang sesuai standard kesehatan.
“Masih dijumpai warga yang Buang Air Besar (BAB) di tempat terbuka atau tempat tertutup tapi tanpa dilengkapi septic tank. Jadi belum bisa disebut daerah yang open defecation free atau bebas dari kebiasaan buang air besar di tempat terbuka,” ungkapnya.
Maka dari itu, Sudiarto memuji terobosan TNI-Polri yang melakukan penyuluhan sekaligus membangun jamban untuk warga.
“Warga pasti tertarik dengan pendekatan seperti ini. Paling tidak warga sudah memiliki sanitasi keluarga yang sehat,” lanjut Sudiarto.
Dia berharap dengan peningkatan kualitas sanitasi warga, Wadas akan menjadi desa yang tangguh dan mempunyai warga dengan kondisi kesehatan yang baik.












