“Saat ini baru Ibu Karsem (58) saja yang berhasil ditemukan, sedangkan suaminya Bapak Abu Yazid (69) masih dalam pencarian tim gabungan dengan warga sekitar,” bebernya.
Disampaikannya, untuk kronologi kejadian, kedua korban hanyut itu kesehariannya melintasi sungai tersebut untuk pulang-pergi berkebun. Hari itu kebetulan sedang panen jagung dan mereka pun pergi pagi hari. Kemudian pada pukul 12.30 WIB, keduanya pulang ke rumah untuk istirahat makan sekaligus menunaikan shalat dzuhur.
Sekitar pukul 15.30 WIB, keduanya kembali berangkat ke kebun untuk melanjutkan panennya. Setengah jam berselang, cuaca di wilayah Desa Sindangjaya tiba-tiba memburuk. Turun hujan deras sehingga segera menyebabkan peningkatan debit air di Sungai Cikamuning-Jibisole.
“Menjelang magrib atau sekitar pukul 17.30 WIB, Pak Yazid dan Ibu Karsem memaksakan diri pulang ke rumah dan memaksakan diri juga untuk menyeberangi Sungai Cikamuning-Jibosole di mana arus air mulai deras-derasnya,” sambungnya.












