Cakrawala SurabayaHeadlineIndeks

Sedimen Bozem Mulai dikeruk

×

Sedimen Bozem Mulai dikeruk

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Eri Cahyadi saat meninjau pengerukan sedimen di Bozem Kalijudan
Wali Kota Eri Cahyadi saat meninjau pengerukan sedimen di Bozem Kalijudan

Eko menjelaskan, pengerukan bozem dan sungai ini dilakukan secara berkala dua kali dalam setahun. Untuk proses pengerjaannya, DSDABM butuh waktu sebulan untuk mengeruk bozem dan sungai di Kota Surabaya.

Jika tidak dilakukan pengerukan secara rutin, lanjut Eko, maka bozem dan sungai akan kembali dangkal sehingga tidak mampu menampung air.

“Bozem itu akan penuh, menampung sedimen air dari waktu ke waktu. Kalau itu mengendap, maka membuat bozem atau sungai menjadi dangkal. Kalau bozem sudah tidak efektif lagi menampung air, maka kita keruk lagi,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *