Cakrawala SurabayaIndeks

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkot Surabaya Dampingi Warga Manfaatkan Lahan BTKD

×

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkot Surabaya Dampingi Warga Manfaatkan Lahan BTKD

Sebarkan artikel ini
DKKP Kota Surabaya memanfaatkan lahan BTKD untuk memperkuat ketahanan pangan di Kota Pahlawan/Kominfo Surabaya

“Nah, dari 18 lahan BTKD itu, ada enam lahan yang dikelola langsung oleh kelompok warga dan kita intens mendampingi mulai awal hingga akhir. Enam BTKD itu di Kutisari, Wonocolo, dan Medokan Asri Kosaghara dan tiga BTKD lainnya,” kata Antiek seusai melakukan panen lele di lahan kosong kantor Kelurahan Jambangan, Sabtu (22/1/2022).

Ia menyebut, di lahan-lahan BTKD itu ditanami tanaman pangan seperti ketela pohon dan tanaman pangan lainnya, juga tanaman hortikultura seperti sayur, tomat, terong, cabe dan tanaman hortikultura lainnya. Bahkan, beberapa diantaranya sudah panen seperti beberapa hari lalu dia melakukan panen jagung dan cabai.

“Kali ini, kita panen lele di lahan pemkot yang ada di Kelurahan Jambangan. Kebetulan di tempat ini pihak kelurahan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk melakukan budidaya ikan lele, dan hari ini kita panen sekitar 1 kwintal,” kata Antiek.

Menurutnya, hasil panen ikan lele itu dibagikan kepada warga. Di antaranya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), lansia, dan keluarga yang memiliki anak stunting. Sebagian dijual untuk tambahan para petani, karena pengelolaannya kelompok tani satu padu.

Antiek menambahkan, pada saat akan membuka lahan BTKD itu, DKPP selalu melibatkan lurah, camat, LPMK dan juga masyarakat. Bahkan, ketika melakukan penanaman pihaknya juga melibatkan masyarakat, sehingga perlahan mereka banyak yang tertarik untuk mengelola lahan BTKD itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *