
Surabaya, Cakrawalanews.co–Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mendukung penuh urban farming dengan teknik hidroponik di Kota Pahlawan. Salah satunya, seperti yang ada di wilayah RW 04 Kelurahan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo.
Urban farming dengan teknik hidroponik bukan hal baru di Surabaya. Tapi yang membuat berbeda di sini adalah penggunaan teknologi Internet of Things (IoT). Teknologi itu dibuat dan dikembangkan oleh dua mahasiswa Teknik Elektro Universitas Kristen (UK) Petra, yakni Gregorio Diovani Wahanie dan Sih Kawuryan Yulianes Kufa.
Saat Wali Kota Eri menilik greenhouse di Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Wanita Serpis RW 04 Kelurahan Jemur Wonosari, ia takjub dengan teknologi IoT buatan Gregorio dan Kawuryan. Teknologi ini dikontrol melalui aplikasi bernama ‘SERPIS’ yang berfungsi sebagai penyiraman, pengabutan dan pengaturan suhu di green house secara otomatis.












