Berita UtamaCakrawala JatimIndeks

Dishub Jatim Temukan 20% Agkutan Tidak Layak

×

Dishub Jatim Temukan 20% Agkutan Tidak Layak

Sebarkan artikel ini
ilustrasi

Selain kepada aparat, Gubernur juga menghimbau pada aparat pendukung seperti Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Surabaya (BBPJN V) untuk rutin melakukan cek kondisi jalan. Kemudian, bagi pengusaha angkutan umum agar melakukan pengecekan kondisi armadanya sebelum petugas dari Dishub melakukan pengecekan atau ramp check. Ini dilakukan sebagai bagian memberikan kepastian bagi penumpang.

Selain itu, lanjutnya, Gubernur juga meminta bantuan kepada Menteri Perhubungan untuk menyediakan 19 rest area untuk jembatan timbang. Pakde Karwo berharap unsur pengusaha memberikan dukungan dan bantuan dalam pelaksanaan mudik tahun ini.  “Kepada para pengusaha, bila ingin usahanya lancar, bantulah minuman atau makanan bagi pemudik di rest area, tapi kalau tidak kami juga sudah siap,” katanya.

Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan RI, Wahju Satrio Utomo mengatakan, Tahun 2017 ini jumlah pemudik di Indonesia baik melalui angkutan umum maupun kendaraan pribadi, diprediksi meningkat. Dibandingkan Tahun 2016 lalu, pemudik yang menggunakan angkutan udara naik 9,80 persen, kereta api naik 7,16 persen dan penyeberangan laut naik 4,57 persen.

Sedangkan angkutan bus turun 2,11 persen. Sedangkan angkutan pribadi, untuk mobil pribadi naik 12,01 persen dan sepeda motor naik 15,42 persen. Untuk  kesiapan sarana transportasi Tahun 2017, untuk bus (AKAP, AKDP, Pariwisata) disiapkan 48.790 bus atau naik 2.312 bus dari tahun lalu. Untuk penyeberangan laut, disediakan 1.278 kapal dengan rincian 26 kapal PELNI, 28 kapal ro-ro swasta, 74 kapal swasta, 1.049 kapal swasta jarak dekat dan 101 kapal perintis. Untuk pesawat udara disiapkan 532 pesawat udara yang diopersikan 14 perusahaan penerbangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *