Menurut politikus asal PDI Perjuangan, Pj Sekdaprov Wahid Wahyudi juga mengatakan salah satu tugas utamanya adalah menyiapkan Sekdaprov Jatim definitif. Karena masa tugas Pj Sekdaprov hanya tiga bulan. “Kita menyarankan supaya disegerakan menyiapkan proses dan mekanisme yang harus dilalui agar tidak melampaui batas waktu. Sebab kewenangan Pj Sekdaprov itu terbatas sehingga sekda definitif dapat memperlancar program-program pembangunan yang sudah dicanangkan Pemprov Jatim,” jelas Kusnadi.
Di sisi lain, pihaknya juga berharap pembahasan P-APBD Jatim 2022 tim angggaran sudah dijabat oleh sekdaprov definitif. Oleh karena itu mulai saat ini Pj sekdaprov mulai mempersiapkan RKPD Jatim 2023 melalui Musrenbang untuk memprioritaskan program pembangunan yang kemudian dikonkritisasi melalui APBD. “Pj Sekdaprov itu hanya menjalankan kebijakan-kebijakan yang sudah ditetapkan. Bahkan untuk mutasi jabatan maupun penganggaran juga tidak bisa dilakukan oleh seorang Pj,” imbuh Kusnadi.
Sementara itu wakil ketua DPRD Jatim, Sahat Tua SImanjuntak menambahkan silaturrahim Pj Sekdaprov Jatim yang baru dilantik dengan pimpinan DPRD Jatim ini merupakan langkah yang baik untuk mensinergikan tugas antara Pemprov dengan legislatif.



