Di salah satu Balai RW itu, Wali Kota Eri bersama istri melihat langsung para ibu dengan anak stunting menyuapi anaknya sambil bermain. Ia juga mengajak anak-anak itu bermain sembari memotivasi ibu-ibu itu untuk telaten dan sabar dalam mendidik anak-anaknya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri mengatakan, Surabaya memiliki anggaran yang sangat besar. Anggaran itu terfokus untuk kepentingan umat. Salah satunya adalah kesehatan dan pendidikan. Makanya, dia berharap anak-anak bangsa yang berasal dari Surabaya itu selalu sehat, cerdas, dan punya ilmu yang bermanfaat.
“Oleh karena itu, sekarang anak-anak yang mohon maaf hari ini masih ada kekurangan gizinya, maka saya bilang kekuatan kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan Surabaya. Hari ini kita membantu memberi makanan tambahan, nanti juga kita beri susu dan vitamin, dan akan terus kita dampingi anak-anak stunting itu,” tegas Wali Kota Eri.
Ia juga mengaku bangga dan bahagia karena di Kecamatan Asemrowo ada salah satu tokoh yang sangat peduli dengan anak stunting. Salah satunya Bu Yono. Dialah yang selalu membantu memberikan permakanan dan makan bersama-sama di salah satu Balai RW di Kelurahan Asemrowo.
“Inilah yang saya harapkan. Insya Allah dengan hati yang ikhlas, dengan gotong royong kita, maka ridho Gusti Allah akan turun ke kota ini. Makanya, Kecamatan Asemrowo ini akan saya jadikan role model dalam penanganan stunting di Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri didampingi Ketua TP PKK Surabaya.



