Sementara Rais Syuriah PCNU Surabaya, KH Mas Sulaiman yang hadir di acara tersebut mengatakan, sebagai pengurus PCNU Surabaya, dirinya sangat gembira dengan yang telah dilakukan Eri Cahyadi sejak dilantik menjadi wali kota Surabaya. Seperti dengan pemberian insentif bagi para hafidz/hafidzah.
Selain memberikan insentif kepada hafidz/hafidzah, ia berharap agar Wali Kota Eri juga memperhatikan guru-guru di pondok pesantren khususnya guru-guru madin. Sebab selama ini belum ada perhatian dari pemerintah seperti pemberian insentif untuk para guru madin.
“Untuk guru TPQ sudah ada pemberian insentif. Harapan saya, para guru diniyah ini juga mendapat insentif. Kita harus mengambil langkah maksimal, jangan setengah-setengah. Kami para kiai dan ulama siap mendukung langkah-langkah wali kota Surabaya,” ungkapnya.
Sedangkan Ketua Tanfidziyah PCNU Surabaya, KH Ahmad Muhibbin Zuhri mengatakan, kemajuan kota yang dibangun pemerintah seperti infrastruktur dan fasilitas umum yang terus diperbaiki tujuannya untuk membahagiakan warganya. Namun kebahagiaan itu letaknya ada dirasa, sehingga hal itu bukan paripurna.
Untuk itu, lanjutnya, perlu ditopang dengan pendekatan spiritual keagamaan dan moral yang harus dikuatkan. Ulama dan kiai siap mendukung dan mendorong dengan berkolaborasi dengan pemerintah untuk mewujudkan kesuksesan secara spiritual itu.



