Pemprov Jatim terus bersinergi dengan Universitas Trunojoyo dalam menyejahterakan masyarakat Madura. Salah satunya, mengembangkan industri garam, tembakau dan tanaman tebu. Selain itu, Gubernur Soekarwo juga memberikan stimulus bantuan permodalan sebesar Rp. 400 miliar kepada UMKM.
Skema pemberian stimulus tersebut adalah Pemprov menganggarkan APBD Rp. 400 miliar yang disalurkan melalui Bank Jatim dengan bunga 2 persen per tahun, dengan suku bunga kredit efektif sebesar 5 persen per tahun, lalu BPR diperkenankan menyalurkan dana kepada UMKM dengan suku bunga maksimal 10 persen per tahun.
Dalam kesempatan itu, Pakde Karwo berharap kepada Bupati, Wakil Bupati hingga DPRD untuk menekankan pentingnya menjaga persatuan dan pengambilan musyawarah mufakat pada setiap penyelesaian setiap persoalan yang terjadi.
“Bupati, Wakil Bupati dan DPRD harus kompak. Saya yakin Bangkalan akan menjadi daerah penting bagi Jatim. Semua syarat makmur ada di Bangkalan. Tolong jika ada perbedaan dan perselisihan dapat diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat, karena Bangkalan adalah motor penggerak daerah di Pulau Madura” katanya.
Bupati Bangkalan Makmun Ibnu Fuad mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan untuk mengangkat mengangkat potensi daerah sekaligus hasil kerajinan dari pedagang UMKM masyarakat Madura.












