Ditambahkannya, Bupati dan Wakilnya, DPRD, hingga tokoh masyarakat agar terus menyejahterakan rakyat. Caranya, setiap lokasi yang menjadi tujuan investasi tentang pembangunan dan investasi harus di dukung.
Terpenting, menurut Pakde Karwo sapaan akrabnya adalah tokoh agama, tokoh masyarakat harus mendukung penuh pembangunannya tersebut. “Kami jamin pembangunan di sekitar wilayah Suramadu akan sukses jika kiai, tokoh masyarakat, agama hingga Bupati dan Wakil Bupati terus kompak untuk bertemu mendiskusikan kemajuan pembangunan yang baik seperti apa,” ungkapnya.
Ia menegaskan, investor tidak akan mau apabila status tanah tidak jelas atau perusahaan berada diatas tanah sengketa. Investasi tidak perlu membayangkan dari asing. Melainkan, investor bisa hadir dari tetangga terdekat Bangkalan seperti Surabaya, Lamongan hingga Gresik.
“Kita bisa lihat mulai dari sisi Suramadu hingga Tanjung Bumi memiliki kandungan emas. Ini adalah raksasa tidur yang harus dibangunkan. Kita bisa lihat pembangunan tetangga sebelah seperti Teluk Lamong yang sudah berkembang hingga pengembangan smelter freport,” imbuhnya.
Prinsip dasarnya adalah, setiap pembangunan di wilayah Bangkalan tidak boleh merusak kekhasan kultur dari masyarakat Madura yang spiritual dan religius.












