Sementara untuk cabor bulutangkis (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) PBSI Kabupaten Brebes, yang digelar di Kabupaten Magelang, hanya memperoleh 1 medali perunggu.
Ketua KONI Brebes, Ahmad Zaeni mengaku bangga sekaligus menyampaikan apresiasi kepada para atlet yang telah mengharumkan Kota Bawang Brebes di kejuaraan POR Dulongmas yang digelar di berbagai daerah di Jateng itu. “Terutama kepada Persani Brebes yang berhasil menyabet juara umum, tentunya ini adalah sebuah kebanggaan tersendiri,” sambungnya.
Ia berharap kepada para atlet di bawah naungan KONI Brebes yang berhasil meraih medali maupun yang belum beruntung, agar terus diberikan pembinaan sehingga terus dan akan berprestasi di event-event selanjutnya. Pasalnya, pencapaian keberhasilan yang gemilang tersebut memerlukan sebuah proses.
Terpisah, pelatih sekaligus Ketua Cabor Tarung Derajat Kabupaten Brebes, Nur Ismawan Laksono menyebut di ajang POR Dulongmas tahun 2015 lalu, para atletnya hanya mampu mendapatkan 1 medali emas saja.
“Alhamdulillah di POR Dulongmas kali ini bisa menyumbangkan 1 emas, 3 perak dan 3 perunggu. Untuk emas disumbangkan Salma Izani siswi SMAN 1 Brebes di nomor tarung bebas putri kelas 45,1-50 kg,” tuturnya.
Target Nur Ismawan jangka pendek adalah meraih prestasi sebaik mungkin di di kejuaraan Pra Porprov dan Porprov tahun 2022 mendatang, sehingga para atletnya harus digembleng secara ekstra. “Emas ini sangat baik bagi perkembangan cabor tarung derajat di Kabupaten Brebes,” imbuhnya. (Rosikin)












