
Surabaya, cakrawalanews.co – Dwi, Warga Keputih, Kecamatan Sukolilo Surabaya mengadukan nasib anaknya yang tak bisa melanjutkan sekolah lantaran ijazahnya masih ditahan oleh pihak sekolah kepada anggota legislatif DPRD Surabaya.
Betapa tidak ada dua ijazah anaknya yang ditahan sekolah lantaran tak mampu melunasi kewajiban pembayaran SPP dan biaya lainnya kembali terjadi.
Setelah mendapat aduan, Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya Arif Fathoni langsung merespon dengan mendatangi kediaman ibu Dwi guna membebaskan ijazah.












