Widodo juga mengungkapkan, dari total 48 SWK yang ada di Surabaya, 22 di antaranya omzet penjualannya kini sudah mencapai sekitar 85 persen. Sedangkan 12 SWK lain, omzetnya bahkan sudah 100 persen lebih.
“Sudah sekitar 85 persen seperti normal. Tapi untuk 12 SWK itu omzetnya sudah normal, bahkan ada yang lebih. Seperti SWK Bratang dan Dharmahusada, sudah lebih dari normal,” ungkap dia.
Meski sudah diizinkan buka hingga pukul 12 malam, Widodo menyatakan, seluruh pedagang di SWK tetap diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan. Tak terkecuali bagi para pengunjung atau pembeli. Seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
“Tapi pedagang kan macam-macam, jadi kita juga selalu ingatkan dan kita dampingi. Ada pendamping di sana yang selalu mengingatkan prokes,” ujarnya.












