“ Selama ini alasan mereka begitu klasik yakni permodalan, saya kira ini sudah terpetakan Pemkot harus mengalokasikan penyertaan modal,” tambahnya.
Kemudian, Thony melanjutkan bahwa pemkot juga harus melakukan pengawasan terhadap kegiatan koperasi-koperasi yang ada di Surabaya.
“ Ada baiknya dinas Koperasi bersama pihak terkait melakukan operasi tentang bagaimana kegiatan koperasi-koperasi di Surabaya selama ini, saya khawatir ada rentenir yang berkedok koperasi simpan pinjam,” pungkasnya.(hadi)



