Kecukupan gizi pada akhirnya, menurut Agatha diperlukan dalam jangka panjang untuk meningkatkan mutu generasi muda Jawa Timur dalam menyongsong Jawa Timur 2045. “Ini agar SDM di Jawa Timur sehat, aktif dan produktif,” pungkasnya. (Caa)
Komisi B DPRD Sesalkan Pemprov Lamban Tangani Nasib Petani Jagung dan Peternak di Jatim



