Cakrawala EkonomiCakrawala HumanityCakrawala PasarHeadlineHumanioraIndeks

Usus Buntu Akut Jangan Dipijat. Ini Gejala dan Penanganannya dari Siloam Hospitals Surabaya

×

Usus Buntu Akut Jangan Dipijat. Ini Gejala dan Penanganannya dari Siloam Hospitals Surabaya

Sebarkan artikel ini

“Dan di era teknologi modern saat ini, walaupun dengan tantangan terbesar ke pasien adalah biaya yang lebih besar karena penggunaan teknologi dan alat kesehatan. Minimal Invasive Surgery, LAPAROSCOPY banyak dilakukan karena memiliki ” nilai tambah,” imbuh Alexander

Alexander menjelaskan ekplorasi lebih baik dengan persetujuan dokter terkait (dapat dilakukan bersamaan , seperti pengangkatan kista dll.)
– Sayatan kecil
– Tidak memotong otot
– Nyeri dirasakan sangat minim
– Penyembuhan lebih cepat dan
bahkan bekas luka, dapat samar hilang.
– Lama tindakan operasi tergolong singkat (tergantung kasus) yang biasanya hanya 15- 45 menit.

Diakhir acara webinar tersebut Alexander Surya Agung menekankan, keluhan radang usus buntu atau Appendictis sebaiknya segera diselesaikan dengan menjalani operasi pengangkatan usus buntu (Appendictomy).

“Penyakit ini jika ditangani dengan obat, pijat atau pengobatan alternatif lain hanya akan menghilangkan rasa nyeri sesaat atau sekedar menunda. Waspadai  kondisi yang akan semakin memburuk,” pungkas Alexander mengingatkan.

Adapun pada tindakan medis seperti operasi, akan dijelaskan serinci mungkin oleh dokter kepada pasien sebelum diambil tindakan operasi terukur medis.(hadi/cn02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *