Cakrawala EkonomiCakrawala HumanityCakrawala PasarHeadlineHumanioraIndeks

Usus Buntu Akut Jangan Dipijat. Ini Gejala dan Penanganannya dari Siloam Hospitals Surabaya

×

Usus Buntu Akut Jangan Dipijat. Ini Gejala dan Penanganannya dari Siloam Hospitals Surabaya

Sebarkan artikel ini

Surabaya, cakrawalanews.co – Penyakit usus buntu adalah peradangan yang terjadi pada usus buntu atau apendiks. Usus buntu merupakan organ berbentuk kantong kecil dan tipis, berukuran sepanjang 5 hingga 10 cm yang terhubung pada usus besar.

Saat menderita radang usus buntu, penderita dapat merasa nyeri di perut kanan bagian bawah. Jika dibiarkan, infeksi dapat menjadi serius dan menyebabkan usus buntuh pecah, sehingga menimbukan keluhan rasa nyeri hebat hingga membahayakan nyawa penderitanya.

Spesialis bedah Siloam Hospitals Surabaya, dr. Alexander S Agung, Sp.B., FinaCS., FICS. mengatakan, peradangan pada Appendix Vermiformis (umbain cacing usus buntu) dan Mukosa Appendix yang meluas dapat menimbulkan gejala nyeri perut akut, terutama pada kuadran kanan bawah yaitu radang usus buntu dan infeksi bakteri.

“Dengan penyumbatan atau obstruksi oleh jaringan limfoid, cacing, hyoerplasia merupakan penyebab dengan faktor pencetus radang usus buntu yang dapat dibagi menjadi radang akut dan radang kronis, ” tutur Alexander melalui webinar edukasi bertajuk : “Usus Buntu, Apakah Perlu Dioperasi?”, Jum’at, (13/08) di Surabaya.

Melengkapi paparannya Alexander menjelaskan, gejala pada radang usus buntu akut, diikuti rasa mual sampai muntah. Lalu panas tinggi di area perut.

“Dan pada penderita radang kronis, seperti mirip sakit maag, nyeri perut kanan bawah. dapat dideteksi dengan timbul nyeri pada saat ditekan perut bawah sebelah kanan,” ungkap dr. Alexander yang kesehariannya bekerja di Siloam Hospital tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *