Disebutkan oleh Bupati Semarang melalui paparannya bahwa perkembangan kasus aktif Covid 19 di wilayah Kab. Semarang terdapat sebanyak 21.887 kasus Komulatif, Aktif terkini 3.641, sedangkan yang mempunyai gejala sebanyak 220 dan yang tidak bergejala 342 orang. Dengan persentase kasus aktif 16,4%, rawat rumah sakit 1,01%, dan isolasi mandiri 15,63% dengan total angka kesembuhan 80,44% dan kematian sebanyak 2,22%.
Berdasarkan data tersebut perkembangan Covid di wilayah Kab. Semarang telah mengalami penurunan. Untuk penerima vaksin sampai dengan 13 Juli 2021 tercatat sebanyak 800.000 lebih masyarakat dan akan ada penambahan 6000 dosis vaksin untuk masyarakat yang belum divaksin.
Pangdam IV/Diponegoro menambahkan bahwa pemberlakuan PPKM Darurat harus benar benar dipatuhi, sebab Kab. Semarang merupakan kota perlintasan baik orang maupun kendaraan. Hal tersebut merupakan upaya untuk mengurangi mobilitas dan kerumunan. Hingga hari ini di wilayah Jateng terdapat 5 wilayah yang awalnya zona hitam telah mengalami perubahan menjadi zona merah, termasuk wilayah Kab Semarang.












