Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Pengembangan PT SIER Silvester Budi Agung mengaku Wali Kota Eri menghubungi langsung PT SIER dan meminta untuk aktif berkoordinasi dengan Biofarma, supaya bisa menambah volume VGR. Hal ini dilakukan agar perusahaan di Kawasan Industri SIER dapat segera mengakses VGR kepada para pekerjanya.
“Kami akan segera lakukan upaya-upaya untuk percepatan serapan itu. Sementara ini kita bisa sampai 400 perhari dengan tenaga yang kita miliki. Ke depan, akan terus kami optimalkan alokasi vaksin dari Biofarma ini,” kata Silvester saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Klinik SIER, Rungkut-Surabaya.
Ia juga mengaku senang setelah melihat pelaksanaan vaksinasi VGR batch pertama sebanyak 1000 dose berjalan lancar. Bahkan, protokol kesehatannya juga dijaga dan sejauh ini tidak ada KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) yang berat.
“Hanya tadi saat di ruang tunggu observasi pasca vaksin, ada yang menyampaikan agak ngantuk, ada yang jadi lapar, tapi saya sampaikan itu tanda vaksin sedang bekerja,” ujar Silvester yang juga akrab dipanggil Rambo ini.












