Lebih lanjut, Ardie mengingatkan, krisis ekonomi yang terjadi akibat pandemi Covid-19 menimbulkan banyak tekanan di masyarakat. Situasi itu diharapkan tidak sampai menimbulkan perpecahan antar umat dan golongan, terlebih konflik vertikal maupun horizontal. Sehingga, menurutnya perlunya ada wadah konsolidasi untuk membangun keterpaduan antar elemen, salah satunya melalui Petanesia untuk memupuk dan membangun nasionalisme.
“Jiwa nasionalis itu ada bukan karena kita lahir di Indonesia, tapi jiwa nasionalis itu adalah apakah ada Indonesia di dalam diri dan sanubari kita,” ucapnya.
Ia pun berharap, bersama seluruh komponen pembangunan yang ada, Petanesia mampu menebarkan nilai-nilai kesantunan, mengembangkan sikap saling menghormati dan saling menghargai. “Utamakan sikap toleran yang mengakui dan menghormati perbedaan dalam semua aspek kehidupan. Bersama kita ciptakan generasi yang selalu berbuat baik, berbicara baik, berpikiran positif dan berakhlak mulia,” pungkasnya. (Anton)



