“Jadi, kami harapkan pengembangan perumahan dan mall memiliki pengelohan sampah masing-masing,” kata dia.
Selain itu, pengelolaan sampah di PIOS itu juga ada bank sampah yang dikelola sendiri oleh para pedagang. Hasil dari bank sampah itu nantinya dibuat untuk bayar sewa stand pedagang masing-masing, sehingga sampah itu juga bisa menghasilkan uang.
“Yang paling penting di sini adalah para pedagang itu bisa melihat sampah bukan hanya untuk sekadar dibuang, tapi juga bisa diambil manfaatnya,” kata dia.
Oleh karena itu, berkali-kali Wisnu mengaku sangat mengapresiasi pengelolaan sampah yang dilakukan oleh PIOS.
Bahkan, ia berharap pasar-pasar lainnya bisa melihat kemudian meniru pengelolahan sampah yang dilakukan oleh PIOS.
Sebelumnya, General Manager PIOS, Rahayu Trissila, menjelaskan saat ini sampah organik yang dihasilkan dari 70 pedagang di PIOS sebanyak 6 Ton perhari dari Blok A sampai H.



