Pernyataan tersebut disampaiakan oleh tenaga ahli Bumdes Langgeng Jaya Makmur Desa Dukuhdamu, Husni, saat ditemui di Balai Desa Dukuhdamu, Senin (4/1/2021) siang. Husni yang saat itu didampingi oleh Kepala Desa Dukuhdamu S. Imamudin beserta Faiq Supriyanto selaku Sekretaris Desa memaparkan bahwa pengetahuan dari penerapan metode biodekomposer pada ternak ayam ia peroleh saat dirinya mengikuti study banding tentang cara beternak ayam tanpa menimbulkan bau di Kota Bogor dan Jawa Tengah.
Menurut Husni, dirinya sudah lima tahun menjadi pegiat hewan ternak, diantaranya ternak ayam kampung. “Pada Bumdes Dukuhdamu saya terapkan metode pengolahan dengan sistem biodekomposer. Harapanya untuk mengembangkan dunia ternak di pedesaan dengan melihat pola yg berkembang, perodak yg bisa dihasilkan, mencegah kandang agar tidak menimbulkan lalat (broiler). Untuk itu, metode biodekomposer sangat cocok diterapkan dalam dunia ternak ayam”. Ucap Husni.



