“Secara keseluruhan, Eri-Armudji memberikan gagasan agar Surabaya ke depan lebih baik. Sedangkan paslon nomor 2 banyak mencari-cari kelemahan dan kegagalan masa lalu. Tidak menunjukkan gagasan apa yang akan dilakukan mendatang. Makanya skor telak 5-1 untuk keunggulan Eri-Armudji tidak berlebihan,” pungkasnya.(hadi)



