Kronologis penyerahan senjata api jenis bowmen dan lantak tersebut bermula ketika Anggota dari Pos Sei Beruang yang melaksanakan kegiatan teritorial karya Bhakti dan setelah itu dilanjutkan anjangsana ke pondok kebun milik pak Sigun yg tidak jauh dari tempat karya bhakti.
Sesampai nya di pondok anggota pos istirahat sambil mengobrol dengan bapak Sigun tentang keadaan Dusun Sei Beruang, Namun ketika Anggota Pos Sei Beruang akan berpamitan kembali ke Pos, Bapak Sigun membawakan senjata rakitan jenis bomen (aktif), senjata lantak (rusak) dan amunisi nya yg di ambil dari pondok kebun dan menyerahkannya kepada Danki SSK IV.
Penyerahan senjata tersebut merupakan wujud kepercayaan masyarakat kepada anggota Satgas Yonif 407/PK yang sedang melaksanakan tugas pengamanan perbatasan antara Republik Indonesia dan Malaysia.












