Surabaya, cakrawalanews.co – Masih adanya lahan sekolah di Surabaya yang dimiliki pihak lain menjadikan lembaga pendidikan rawan diambil alih, baik perorangan maupun instansi.
Pasalnya, jika aset sekolah bukan milik Pemkot maka sewaktu waktu lahan tersebut bisa dimanfaatkan pemilik yang sah. “Jika ini terjadi, maka anak didik akan terlantar karena sekolahnya akan direlokasi,” ujar wakil ketua Komisi D, DPRD Surabaya Junaedi di ruang rapat Komisi B, Selasa (21/3).
Pria yang akrab disapa kaji Jun ini menambahkan, untuk mengantisipasi hal tersebut kami terus mendorong agar Pemkot menganggarkan pembelian lahan kepemilikan aset itu. Karena dampaknya pada anak-anak kita.
“Suatu waktu, pasti sekolah-sekolah yang berdiri diatas lahan aset perorangan maupun instansi lain akan diambil alih, karena mereka akan memakai lahan itu. Ini yang perlu diperhatiak oleh Pemkot,”tuturnya.











