“Kita mengantisipasi saja paling tidak langkah awal saya dapat suara dari sini. Keluarganya kliennya, tetangganya. Suara bagian dari saya,” tuturnya.
Sebagai orang yang tak awam dengan hukum, Machfud mengharuskan adanya tim advokasi ini mulai sekarang. “Saya kan latar belakang dari hukum jadi kapolda mengantisipasi. Apabila ada persoalan hukum sejak dini saya sudah persiapkan itu,” bebernya.
Meski sudah menyiapkan tim hukum Machfud memilih tetap akan memegang komitment dari awal. “Yang jelas prinsip dasar saya. Saya hadir di Bawaslu, KPU untuk komitment apabila ada untuk besok dari aparat keamanan menyelenggarakan siap menang-siap kalah saya pasti hadir,” lanjut dia.
Menurut MA sapaan akrabnya ini wujud dari komitmen menjaga Surabaya yang bermartabat dalam proses pilwali sekarang. “Satu suara ada arti buat saya. Apalagi rame-rame,” imbuhnya soal dukungan dari ratusan advokat ini.(hadi)



