Kepala dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkot Denpasar Laksmi Saraswati mengatakan bahwa sejak dilakukan revitalisasi mulai tahun 2009 Pemkot Denpasar mulai memasukkan satu persatu pasar kedalam program city tour.
“ Semua pasar yang ada baik dikelola oleh BUMD maupun oleh adat semua kita proyeksikan untuk masuk kedalam program city tour” tutur perempuan berkacamata tersebut kepada para jurnalis kota Surabaya saat melakukan kunjungan kerja ke Pemkot Denpasar (10/02).
Lebih lanjut diutarakan oleh Laksmi, dengan adanya program tersebut Pemkot Denpasar juga menlakukan peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) para pedagang.
“ Kami buatkan semacam program sekolah untuk meningkatkan kualitas SDM pedangang dan pedagang diwajibkan memberikan pelayanan yang sopan dan jika melanggar pedagang diwajibkan untuk melakukan pengakuan dosa “ papar Laksmi.
Selain itu, kebersihan pasar juga menjadi target penting agar pasar mampu terus bersaing dengan pasar tradisonal.
Seperti halnya yang dlakukan oleh Pasar Sindhu, Pasar yang terletak di desa Sanur Denpasar ini mampu tetap eksis ditengah persaingan pasar moderen dengan tetap teguh menjaga kebersihan pasar.
Pengawas Pasar Sindhu Made Sudharta mengatakan, para pedagang yang berjualan dipasar Sindhu tersebut telah berkomitmen untuk terus menjaga kebersihan.
“ Pedagang disini telah berkomitmen untuk terus menjaga kebrsihan pasar disini “ ujarnya.












