Masih kata Kapendam, semangat kaum wanita dalam menyukseskan TMMD juga terlihat di Banyumas, Sragen dan Bantul. Bahkan di Banyumas, satu-satunya Babinsa Wanita dari Koramil 15 Pekuncen, Kodim 0701 Banyumas, Serma (K) Iska juga turun langsung ke lapangan untuk mengerjakan dan mengarahkan warga Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas untuk menyelesaikan sasaran fisik pengecoran jalan sepanjang 1,8 Kilometer, di Bukit Munggang.”
Apa yang disampaikan Kapendam bukan isapan jempol belaka. Hal tersebut disampaikan Carik (Sekretaris Desa) Desa Petahunan, Sukmono (37) yang” menyaksikan langsung kiprah Babinsa Wanita Dari Kodim 0701/Banyumas.
“Saya melihat sendiri ada Babinsa perempuan ikut ngecor jalan dan mengkoordinir ibu-ibu dalam menyediakan makan bagi Satgas dan masyarakat yang ngecor jalan. Salut dan terima kasih telah memotivasi warga kami untuk lebih semangat dalam bekerja,” ucapnya.
Untuk diketahui, pelibatan Babinsa Kowad itu justru mendongkrak semangat Satgas TMMD dan masyarakat yang sedang mengejar target jalan sepanjang 375 meter. Ini menunjukkan bahwa perempuan berkesempatan yang sama berperan dalam hidup dan kehidupan, tidak ada lagi perbedaan gender, diskriminasi dan sikap pembedaan lainnya.
Lain di Purwodadi dan Banyumas, lain pula dengan ibu-ibu di Desa Baleharjo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen yang juga aktif ambil bagian dalam gelaran TMMD ke 108. Para Srikandi yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga itu ikut serta dalam kegiatan pengecoran jalan penghubung Desa Baleharjo dengan Desa Gebang, sepanjang 947 meter.












