Tak lupa, Dadang pun turut mengapresiasi kerja perangkat Desa Kepandean, utamanya kepala desa dan operator data desa. Menurutnya, komitmen mereka untuk memfasilitasi pelaksaan program JPS hingga sampai ke tangan warganya sudah cukup baik, dimana progresinya sudah mencapai 67 persen, baik bantuan yang dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten.
Selain itu, Dadang menitip pesan agar seluruh warga masyarakat Desa Kepandean bisa mematuhi dan menaati protokol kesehatan dan tidak keliru dalam menyikapi istilah new normal atau normal baru. “Perlu dipahami bersama, bahwa normal baru bukan berarti masyarakat sudah bebas beraktifitas seperti sediakala, tapi justru harus lebih berhati-hati dan tetap waspada karena penularan Covid-19 justru sedang meningkat. Warga boleh ke luar rumah untuk beraktifitas seperti bekerja, belajar di sekolah atau bahkan berwisata, tapi kini semua ada aturannya. Setiap warga yang ke luar rumah harus memakai masker, sering-sering mencuci tangan, mengindari kerumunan orang dan menjaga jarak,” pesan Dadang.
Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tegal Nurhayati menyampaikan bahwa pendistribusian bansos beras tahap dua dari Pemkab Tegal mulai berlangsung hari Sabtu (18/07/2020) hingga Kamis (23/07/2020) mendatang. “Proses pendistribusiannya dilakukan secara bertahap, sehari targetnya tiga kecamatan. Untuk kesempatan hari ini mencakup desa-desa di wilayah Kecamatan Dukuhturi, Balapulang dan Kramat,” ujar Nurhayati.



