“Tapi semenjak jalan itu ditutup, perekonomian warga terhenti. Makanya warga datang ke gedung DPRD Surabaya dengan membuat petisi itu,” ujarnya, kepada media Jumat, (17/07).
Untuk itu, Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya ini meminta agar Pemkot Surabaya memperhatikan aspirasi dari warga tersebut.
Apalagi, lanjut politisi yang baru saja terpilih menjadi ketua DPD partai Golkar Surabaya ini, penutupan tersebut sudah berjalan satu bulan setengah.
“Artinya sudah lama warga menanggung kerugian akibat ditutupkan jalan itu. Apalagi jalan-jalan lain sudah banyak yang dibuka,” katanya.



