Kolonel Dwi Lagan mengingatkan kepada para perwira harus mampu membawa dan membimbing anak buahnya untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Sebagai satuan kewilayahan, hendaknya dapat memberdayakan secara maksimal potensi wilayah yang ada untuk membantu masyarakat.
“Berkaitan dengan kehidupan sosial kemasyarakatan ditengah perkembangan teknologi informasi yang semakin modern, fenomena ini membawa dampak positif dan negatif bagi kehidupan diri dan keluarga”, ungkapnya.
“Dampak positifnya adalah kemudahan akses informasi yang hampir tanpa batas, sangat memudahkan kita dalam menambah ilmu pengetahuan dan komunikasi di dunia maya melalui Medsos. Sedangkan dampak negatifnya pemberitaan yang dapat merugikan kita”, terangnya.
Dikatakan, situasi dan kondisi seperti ini diperlukan kearifan, kedewasaan berfikir serta kehati-hatian dalam menyikapinya. “Kita tak mungkin menghindar dari kemajuan teknologi informasi, namun kita juga jangan sampai menjadi korbannya”, jelasnya.
Kolonel Dwi Lagan menegaskan, agar tidak mudah terpengaruh dalam bersikap dan bertindak, maka kembalilah kepada jati diri sebagai prajurit, PNS dan sebagai istri pendamping suami.












