“Jawa Timur ini kan kainnya berlimpah mulai tenun dan batik. Bahkan di Jember, selain punya kain batik khas Jember sendiri, juga mampu menggebrak industri kreatif dengan dibuktikan dengan membuat Jember Fashion Carnaval-nya,” katanya.
Menurut dia, lomba ini sudah dimulai pendaftaran sejak 29 Juni hingga 13 Juli 2020. Semua peserta daftar secara daring melalui laman di http://bit.ly/FashionNewNormal dan harus mengunggah poster promo di feed Instagram (IG) mereka dengan memention ig @golkarjatim beserta tag lima orang teman-teman mereka.
Cara mengumpulkan videonya pun via IG yaitu dengan cara memposting/mengunggah video kreatif berpakaian sesuai protokol kesehatan itu ke IG peserta masing-masing dan memention IG @golkarjatim beserta tag lima orang teman-temannya dan dilengkapi hashtag wajib #gokarjatim dan #lombafashionnewnormalgolkarjatim.
Adapun hadiah juara 1 Rp5 juta, juara 2 Rp3 juta, juara 3 Rp2 juta, juara favorit likers terbanyak Rp1 juta, juara favorite likers terbanyak ke 2 hingga ke 5 mendapatkan Rp500 ribu.
Adapun penilaian berdasarkan kreatifitas sesuai ketentuan syarat pakaian normal baru yakni lengan panjang, celana/rok panjang, memakai masker, memakai face shield dan sarung tangan akan sangat lebih baik. Selain itu kreatifitas dalam menampilkan fashion dalam video makimasl 1 menit.
“Fashion yang sekarang pakai face shield dan masker transparan emang sudah ada, tapi memang kurang modis dan kurang nyaman. Masih butuh sentuhan para penggiat fashion,” katanya.
Adapun juri lomba meliputi Ketua PKK Jawa Timur Arumi, Wakil Bendahara DPD Partai Golkar Jawa Timur yang juga seorang model Rucita Permatasari, dersainer yang juga penggiat fashion batik asal Banyuwangi Jawa Timur Isyam Syamsi, seorang dokter kecantikan dr. Natalia Tanojo, M.Res.













