Sampang. Cakrawalanews.co – Sejumlah kejadian penolakan pemakaman jenazah di masa Covid-19 ini diharapkan tidak diabaikan oleh pemerintah. Salah satu tokoh di Kabupaten Sampang sangat menyayangkan kurangnya sosialisasi dan upaya pemerintah dalam penanganan jenazah covid yang tidak memperhatikan sisi kultural yang sudah tertanam lama di akar rumput (grass root).
Anggota DPRD Jatim asli Sampang Madura, Muhammad bin Muafi alias Gus Mamak mengaku prihatin ketika mendengar dan mendapat keluhan dari masyarakat di Madura yang menganggap jenazah keluarganya dimakamkan tidak sesuai dengan kaidah agama. “Perlu ada singkronisasi prosedur medis dan dogmatis dalam penanganan jenazah covid-19,” ujar Gus Mamak, Selasa (16/6).




