“Pakde Karwo ini Gubernur yang luar biasa, contohnya, dari total nasional capaian untuk sapi sebesar 1,5 juta ekor. Itu sebanyak 1 juta-nya adalah Jatim. Kemudian surplus beras juga mencapai 5,2 juta ton, produksi jagung juga mencapai 6,2 juta ton. Terus meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Ini karena Pakde Karwo sangat kreatif” pujinya.
Menurut Amran, secara nasional, pihaknya melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan luas tambah tanam, yakni mendistribusikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor dan rice transplanter kepada setiap kelompok tani, perbaikan jalur irigasi, penyediaan teknologi citra lansat dan penerapan teknologi jarwo super.
Karena itulah, pada kesempatan itu juga dilakukan salah satu program Kementan melalui Penandatanganan Pernyataan Kesanggupan Luas Tambah Tanam (LTT) antara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota dengan Kodim.
Ia menargetkan, pada Januari LTT di Jatim sebesar 424,178 ha, Februari sebesar 235,227 ha, dan Maret sebesar 322,917 ha.
Pangdam V/ BRawijaya I Made Sukadana, mengatakan, gerakan percepatan pencapaian target tanam padi yg tengah digallakan pada dasarnya merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI. Diantaranya, membantu pemanfaatan lahan yang ada sebagai lahan tanam.
“Komoditas padi merupakan unggulan untuk menopang pertanian nasional dalam jangka panjang. Kami harap rakor ini dapat memcahkan berbagai persamalahan terkait pertanian dan memberikan manfaat guna mempertahanakan dan meningkatkan pencapaian swasembada pangan” katanya. (hms/cn01)



