
Surabaya, Cakrawalanews.co – Kejanggalan penyaluran bantuan untuk masyarakat Jatim terdampak Covid-19. Salah satu bantuan yang disalurkan Pemprov Jatim antara lain lewat Jaring Pengaman Sosial (JPS) di Jatim terkuak. Dalam penyaluran anggaran tersebut ke masing daerah kurang adanya sosialisasi dari Pemprov Jatim bantuan yang diberikan kepada masyarakat.
“ Dari hasil monitoring kami di lapangan ditemukan kurangnya sosialisasi kalau Pemprov Jatim sudah menyalurkan bantuan JPS kepada masyarakat melalui pemda setempat. Kami ingatkan ke Pemprov ini dana besar lho. Besarannya dana untuk JPS itu Rp 450 M. Jangan main-main penggunaannya. Bisa saja, JPS yang sudah disalurkan bisa diklaim pihak lain. Padahal itu bantuan dari Pemprov,”jelas anggota Komisi A DPRD Jatim Achmad Firdaus di Surabaya, Jumat (29/5).
Politisi asal Partai Gerindra ini mengatakan dari data yang masuk, baru 20 kabupaten/kota yang sudah menerima bantuan tersebut.” Besarannya juga variative sesuai dengan data KPM (Kelompok Penerima Manfaat) yang disodorkan oleh Dinas Sosial,”sambung pria asal Lamongan.



