Menurut politisi Gerindra itu ada beberapa indikator yang membuat anggota Pansus tidak puas dengan kinerja Pemprov Jatim di bidang lingkungan.
“Yang pertama adalah capaian yang tidak memenuhi target, dan kedua adalah seakan-akan mengkambinghitamkan UMKM dan masyarakat dan tidak menyinggung sedikutpun perusahaan menengah dan besar,” tambahnya.
Padahal, kata Rohani, dari hasil temuan di lapangan, industri besar di Jatim juga menyumbang banyak polusi, sehingga mengakibatkan menurunnya kualitas lingkungan.



