Umi pun mengakui, anjuran kepada warganya untuk tidak mudik belum bisa sepenuhnya diterapkan. Meskpun dari respon publik yang ia baca di media sosial, tidak sedikit yang mendukung kebijakannya menunda kepulangan demi kebaikan bersama, menjaga agar keluarganya di kampung halaman tetap sehat.
“Mohon maaf bapak, ibu telah mengganggu waktu perjalanannya. Demi kebaikan bersama, akan kita lakukan pengecekan suhu tubuh dan pendataan supaya jelas,” kata Umi setiap kali mengawali pemeriksaan kesehatan penumpang.
Dari hasil pengecekan yang berlangsung hingga pukul 4 pagi, ditemukan satu orang pemudik yang suhu badannya tinggi. Setelah ditanya riwayat sakitnya, penumpang dengan tujuan Purbalingga ini pun menunjukkan surat dokter sedang dalam masa pengobatan sehingga dipersilahkan yang bersangkutan melanjutkan perjalanannya. (OI/Dasuki)



