“Di setiap kabupaten pasti ada tunggakan. Tidak signifikan tapi juga berpengaruh sebenarnya,” kata Ismawan.
Kendati demikian, pihaknya mengaku telah mengupayakan menagih semua tunggakan tersebut. “Kami selalu menagih terus secara intensif. Disamping itu kami juga memberikan pelayanan langsung dengan datang ke kabupaten/kota,” terangnya.
Bapenda Jawa Timur melakukan jemput bola, dengan mengirimkan mobil Samsat Keliling ke kabupaten/kota. (caa)



