“Tingginya penemuan tersebut bukan berarti HIV-AIDS di Jatim tidak terkendali. Namun hal itu merupakan bukti keseriusan pemerintah daerah pada upaya percepatan deteksi dini dengan menemukan kasus HIV sebanyak-banyaknya. Penemuan yang tinggi tersebut dilanjutkan dengan membuka akses pengobatan untuk mereka,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan, percepatan deteksi dini yang diikuti pengobatan tentunya akan lebih terkendalinya penularan deteksi infeksi HIV-AIDS. Diharapkan segala upaya yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat yang besar dalam membangun generasi dan masyarakat yang sehat.(cn01)












