Erlangga mengakui bahwa perlu dilakukan penambahan investasi. Sebab, kata dia, banyak dari anak perusahaan ini mesinnya jadul. “Nah, ini perlu dimodernisasi untuk kekuatan dan ketepatan yang ditetapkan oleh customer,” imbuhnya.
Meski demikian, Erlangga memastikan anak perusahaan yang dipegang telah mengalami keuntungan tidak ada yang merugi. “Kualitas produk telah kami jaga. Jangan sampai yang jadi kendala itu kalah dengan produk negara lain, seperti Tiongkok dan Inggris,” tambahnya.
Oleh sebab itu, dikatakan dia, bukan urusan peningkatan laba, tetapi bagaimana meningkatkan market share. Pihaknya juga meneliti satu persatu market sharenya mencapai berapa persen dari kebutuhan masyarakat. “Kalau masih kecil berarti masih bisa ditingkatkan. Nah konsentrasinya disitu,” terangnya.












