Ditempat yang sama, Menteri BUMN Erick Thohir siap menindaklanjuti bahan yang disampaikan oleh Pemprov Jatim berkaitan Perpres 80/2019 ini. Pihaknya akan mengecek bagaimana posisi masing-masing BUMN dengan proyek-proyek tersebut. “Segera kita cek ke BUMN, kita nanti akan memanggil para BUMN, khusus buat Jawa Timur,” ucap Erick yang didampingi Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin.
Ditambahkannya, BUMN sendiri juga punya program-program atau proyek sendiri yang diantaranya juga ada di Jawa Timur. Beberapa proyek besar yang penugasannya di BUMN juga ada di jatim itu akan di impact full. Untuk itu perlu dilakukan fisibiality study semua proyek tersebut agar bisa ditindaklanjuti dengan serius sampai terlaksana. Misalnya kalau BUMN maupun APBD tidak sanggup, tapi ada swasta yang siap maka hal tersebut bisa dipertimbangkan. “Intinya di Perpres ini, bagi Jawa Timur dan BUMN, Mana yang benar-benar bisa kongkrit. kita nggak mau yang gak kongkrit. kita harus mapping dulu. selain yang memang sudah ada di kementerian BUMN. Seperti kawasan Industri TPPI (Trans Pacific Petrochemical Industries) dan Rosneft di Tuban itu juga harus jalan,” pungkasnya. (Caa)












