Cakrawala JatimIndeks

Kunker Komisi E DPRD Jatim ke Mojokerto, Kasek dan MKKS Wadul Terkait Program Tis Tas

×

Kunker Komisi E DPRD Jatim ke Mojokerto, Kasek dan MKKS Wadul Terkait Program Tis Tas

Sebarkan artikel ini

Ia juga berharap para siswa SMK saat magang diarahkan magang ke perusahaan yang bonafit agar kompetensi mereka bisa meningkat. “Sekolah juga jangan terlena hanya mengejar sertifikasi kerjasama dengan PT, penghargaan atau piala. Sebab sudah banyak fakta mereka yang pernah mengukir prestasi hingga tingkat internasional tidak jadi apa-apa karena kurang mendapat apresiasi dari pemerintah,” dalih alumnus ITS ini.

Senada, wakil ketua Komisi E DPRD Jatim lainnya, Hikmah Bafaqih menyatakan bahwa berdasarkan data yang ada, lulusan SMK di Jatim banyak yang menganggur. Hal itu harus dicarikan solusi secepatnya. Bahkan kalau perlu para guru memberikan pendekatan personal dengan menjadikan siswa sebagai subyek pendidikan. “Kalau perlu SMA/SMK menggandeng Perguruan Tinggi yang ada jurusan psikologi supaya mahasiswanya bisa magang disitu untuk membantu melakukan pendekatan personal kepada siswa kelas XI. Harapannya pihak sekolah bisa melakukan mapping mana siswa berpotensi melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi atau menjadi enterprenure,” jelas ketua PW Fatayat NU Jatim ini.

Sementara itu, Plt Kacabdin Kota Mojokerto Puri menjelaskan bahwa jumlah SMA/SMK negeri di Kab/Kota Mojokerto sebanyak 24 buah. Sedangkan SMA/SMK swasta sebanyak 132 buah. “Hasil musyawarah dengan MKKS se Mojokerto ada dua program utama tahun 2020, yaitu penguatan manajemen sekolah (kepala sekolah), dan penguatan layanan sekolah melalui peningkatan kompetensi para guru,” katanya.

Pelaksanaan program doubel track di Mojokerto bekerjasama dengan ITS baru diperuntukkan untuk tiga sekolah saja. Namun hasilnya cukup memuaskan karena berhasil menjadi peserta terbaik dalam life skill dan sertifikasi yang diraih SMK Dlanggu. “Kami harap kedepan semua SMA di Mojokerto dapat program doubel track, sebab 3 sekolah yang menjadi ujicoba lulusannya bagus dan banyak diterima di PTN,” perempuan berjilbab ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *