Ke depan, kata dia, DPRD Surabaya berencana menanyakan hal tersebut. Pihaknya berharap, Pemkot bersedia membuka data mengenai penerimaan dana CSR yang selama ini diterima.
“Kita nggak pernah ngurusi itu (CSR). DPRD Surabaya belum pernah cawe-cawe CSR yang diterima Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ”jelas politisi Partai Gerindra tersebut.
Luthfiyah juga mengungkapkan tidak mengetahui berapa nilai CSR yang masuk ke Pemkot Surabaya. Selama ini, tuturnya dirinya terlalu sibuk membahas anggaran.
“Belakangan ini kita sibuk membahas anggaran sampai larut malam. Meski sebenarnya keinginan itu (menanyakan), ada,” tukasnya.












