Surabaya, Cakrawalanews.co – Komisi bidang Perekonomian DPRD Jatim mengkritisi perangkaan APBD Jatim 2020 yang ada di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim yang menjadi mitra kerjanya. Kesimpulan sementara Komisi B DPRD Jatim pesimis pertumbuhan ekonomi Jatim ke depan bakal terdongkrak naik karena kurangnya keberpihakan anggaran terhadap sektor perekonomian.
Ketua Komisi B DPRD Jatim, Aliyadi Mustofa justru lebih keras sikapnya. Bahkan politisi asal Fraksi PKB itu mendesak supaya Pemprov melalui Dinas Koperasi dan UMKM membubarkan saja 12616 koperasi yang kondisinya mati suri, agar tidak terlalu membebani APBD Jatim. “Daripada kondisinya La Yamutu Wala Yahya (Hidup segan mati tak mau) dan membebani APBD Jatim, koperasi yang kondisinya seperti itu sebaiknya dibubarkan saja,” tegas politisi asal Sampang Madura ditemui di DPRD Jatim, Selasa (12/11).













