Sementara itu, perwakilan pengembang perumahan, Nurhadi mengakui soal penebangan pohon mangrove saat pembangunan jembatan sebagai akses untuk menghubungkan perumahan. Pihaknya, siap mengganti pohon dan lebih menghijaukan kawasan pesisir.
“Kami mohon maaf sebelumnya ada mangrove yang terpotong. Yang terpotong adalah, yang ada izinnya SKRK, kalau dilapangan ada yang terpotong mungkin karena, tukang yang menggunakan backhoe. Kami siap menggantinya bahkan, lebih hijau dari yang sekarang,” ujar Nurhadi.
Menanggapi pengaduan tersebut, Herlina Harsono Njoto Ketua Komisi A berjanji, bakal melakukan peninjauan ke lokasi untuk menindaklanjuti keluhan aktivis lingkungan. “Kita akan melihat langsung minggu depan,” janji Herlina.



