Selain pecahan Rp10 ribu, katanya, BI pun akan mencetak uang pecahan lain dengan gambar pahlawan yang berbeda. Desain baru dari uang pecahan tersebut sudah siap dari pecahan Rp10 ribu hingga Rp100 ribu.
Frans Kasiepo lahir di Wardo, Biak, Papua, 10 Oktober 1912 dan meninggal di Jayapura, Papua 10 April 1979 diusia 67 tahun.
Ia terlibat dalam Konferensi Malino tahun 1946 yang membahas tentang pembentukan Republik Indonesia Serikat. Sebagai perwakilan dari Papua, kala itu ia mengusulkan nama Irian bagi nama Papua saat itu. Dalam bahasa Biak kata Irian memiliki arti beruap.
Frans Kasiepo pernah menjabat sebagai Gubernur Papua antara tahun 1964-1973. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cendrawasih, Jayapura. Namanya telah diabadikan sebagai nama Bandar Udara Frans Kaisiepo di Biak.(ant/cn06)












