“Saat ini ditangani oleh polisi,” ujarnya.
Tokoh masyarakat Indonesia di Kuala Lumpur, Khairuddin Harahap, berharap pemerintah Indonesia bisa mencari jalan terbaik bagi WNI dalam pengurusan paspor. Dia mengkritik panjangnya antrean bagi WNI yang hendak mengurus paspor.
“Semoga ada solusi terbaik dalam urusan penggantian paspor di KBRI Kuala Lumpur dan tidak perlu antre sampai tengah malam untuk mendapatkan nomor giliran,” ujar Khairuddin.
Setiap hari, kecuali Sabtu dan Minggu, ratusan orang antre mengurus nomor antrean pengurusan paspor yang dibuka pada malam hari. Menurut data di Imigrasi KBRI Kuala Lumpur, jumlah antrean pengurusan nomor antrean tiap malam sekitar 500 orang.
Pihak KBRI menjelaskan kronologi meninggalnya Tamam.












